Tag

,

Bulan ini my happy feet berusia 2.5tahun.

Saya tidak akan bilang “gak kerasa yaaaa”, nope.. karena sejujurnya ya kerasalah apalagi sama opungnya yang tiap hari ngejagain hehehe. But I’d say “how time flies..” 😀

photo_2016-11-28_15-13-55

hiiiiiiiii

Sekarang si bocah gak bisa di rem ngocehnya, kadang kita bisa mengerti dia sedang mengoceh tentang apa tapi kadang dia seperti mengoceh tentang hal yang dia sendiri gak paham apaan hahahaha, hal itu biasa. Karena memang untuk anak-anak seusianya, ini adalah golden age, usia emas dimana mereka akan mengeksplor apa saja yang mereka belum ketahui sebelumnya, termasuk kata-kata. Kalau diusia awal, dia meniru tapi belum jelas bicaranya, sekarang sudah mulai jelas.

Saya juga pernah membaca tulisan tentang parenting, bahwa diusia seperti sekarang ini, mereka sebaiknya diajarkan tentang perbedaan pria dan wanita, barang-barang yang dipakai pria atau wanita, mengenal nama orang tua dsb.

Mommy girl, opung tik (emak saya) girl, daddy boy, luke boy, opung doli (bapak saya) boy. Si bocah juga sudah tau kalau beauty case itu punya mommy karena “mommy girl, luke boy“. Begitulah setiap dia ditegur kalau sedang mau merebut beauty case saya hehehe. Kalau sedang siap-siap untuk bepergian dan saya dandan, saya juga pasti menjelaskan bahwa mommy dandan karena mommy girl, luke sama daddy boy jadi gak bedakan :p

Si bocah juga dapat menyebut alat kelaminnya dengan benar, bukan dengan sebutan burung perkutut atau pesawat atau apalah apalah seperti yang biasa diajarkan oleh orang duluuuuuu.

Untuk hal-hal yang diajarkan diatas mr suami ngangguk-ngangguk, tapi begitu saya mengajarkan nama mommy dan daddynya, eh mr suami geleng-geleng sambil nutup muka. Maklum untuk beberapa suku, terutama suku batak, adalah hal tabu untuk menyebutkan nama orang tuanya. Tapi kalau melihat kegunaan dan kepentingannya, justru akan lebih banyak hal positif yang didapat daripada hal negatifnya.

Diantaranya, bila terjadi sesuatu seperti hilang di mall atau ditengah keramaian lainnya, si anak akan dengan jelas menyebutkan siapa namanya dan nama ayah ibunya sehingga memudahkan pihak manapun untuk membantunya. Tapi, jangan sampailah ya, anak kita hilang *getok meja*

Jadi Luke, nama mommy siapa? “mommy iva, daddy uwad”. Kadang-kadang bisa pindah nama “daddy iva, mommy (tetep) iva” yaaaak gapapa ya, namanya juga masih belajar :).

Kalau Luke? Luke Otin Amos Ambunan hehehehehehe..huruf pada ilang tapi gapapa nak, nanti semakin besar semakin pinter :*

photo_2016-11-28_15-14-07

monyong berjamaah :*

 

 

 

 

 

Iklan